Kamar Mesin KM Sabang Terbakar. Dua ABK di Sambar Api

  • Update Minggu, 21 November 2021
  • Nasional
  • Dilihat : 1276 kali

Kamar Mesin KM Sabang Terbakar. Dua ABK di Sambar Api 
- Api rokok menjadi pemicu Kebakaran

21-11-2021 | Sarwamedia.com

Kamar mesin KM Sabang terbakar dan menimbulkan ledakan akibatnya dua awak KM Sabang, yang bernama Agus yang bertugas sebagai Koki dan Riksan bertugas sebagai KKM terkena semburan api kebakaran yang menyebabkan dua ABK mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya tersebut, berlangsung pada Jumat malam (19/11/2021) sekitar pukul 19.00 WIB.

Apa penyebabnya? 

Kapten KM Sabang Sutarno (65) mengatakan, yang memicu peristiwa tersebut terjadi gara-gara sebatang rokok. 

Ceritanya pada saat itu kedua anak buahnya tersebut yang sedang berada di kamar mesin, Riskan selaku KKM sedang memperbaiki mesin. Pada saat itu ia di bantu oleh Agus yang merupakan Koki kapal.

Karena ada kerusakan yang harus segera di perbaiki biar fungsi mesin kembali normal, karena pada saat itu mereka masih berada di tengah laut sekitar 15 mil dari pelabuhan.

Nah kesalahan yang dilakukan adalah saat memperbaiki mesin tersebut, Riksan menyalakan rokok. Api untuk menyalakan rokok itulah yang memicu semburan api sehingga menimbulkan ledakan karena  kejadiannya begitu cepat dan tiba-tiba. Keduanya tidak bisa menghindari semburan api. 

Mendengar suara ledakan serta adanya semburan api, semua ABK berlari berusaha memadamkan api. Hingga apinya padam, namun sayang kedua ABK yang memang ada dikamar mesin sudah terkena semburan api sehingga membuat tubuh keduanya melepuh.

“Kejadiannya itu Jumat malam sekitar jam tujuh. KKM mau menghidupkan rokok, sudah saya ingatkan bahaya. Karena di dalam mesin itu kan panas, ada minyak mentah, tentunya takut meledak. Namun hal itu masih saja dilakukan akhirnya terjadilah apa yang saya takutkan ” kata Sutarno kepada kepada awak media Sabtu (20/11/2021).

Sutarno melanjutkan mendengar suara ledakan serta adanya semburan api, seluruh ABK berlari berusaha memadamkan api. Hingga api padam, namun kedua ABK Sudah terkena semburan api yang membuat tubuh keduanya melepuh.

Karena berada di tengah laut, Sutarno mengambil tindakan dengan melumuri tubuh kedua anak buahnya itu menggunakan minyak sayur sembari menunggu bantuan tiba.

“Kami cuman kasih minyak sayur saja sambil menunggu bantuan. Setelah kejadian, saya lapor ke Jakarta dan dikasih nomor petugas di Belitung,” ujar Sutarno.

Menurut Sutarno kapal yang ia komandoi ada 14 ABK berangkat dari Muara Baru, Jakarta pada hari Minggu lalu untuk mencari ikan. Menurutnya KM Sabang memang sering mengalami kendala mesin.

“Untuk hasil tangkapan ikan belum ada. Saat kejadian kapal dalam posisi lego jangkar,” terang Sutarno. (One)

Form Komentar
Komentar Anda