Mumi Anjing 20 Tahun Terjebak Dalam Pohon

  • Update Sabtu, 23 Oktober 2021
  • Viral
  • Dilihat : 1076 kali

Jakarta, 22-10-2021 | Sarwamedia.com

Ada beberapa hal yang diharapkan seorang penebang saat menebang pohonnya, tentu bukan mendapatkan mumi anjing yang terjerat di dalam pohon," tulis Ketie Serena kepada All Thats Interesting.

Artikelnya yang berjudul Meet “Stuckie” — The Mummified Dog Who Has Been Stuck In A Tree For Over 50 Years, publikasi 2018. Ia berupaya menjelaskan tentang penemuan menakjubkan oleh para penebang pohon.

"Tapi itulah yang tim penebang dari Georgia Kraft Corp temukan saat menebang pohon pada sekitar tahun 1980-an," lanjutnya. Para penebang saat itu sedang bekerja di hutan ek kastanye di Georgia selatan, Amerika Serikat. Mereka menemukan pemandangan yang sangat tidak biasa.

Ketika penebang untuk The Georgia Kraft Corp memotong bagian atas pohon ek kastanye untuk memuatnya ke dalam truk pengangkut, mereka melihat seekor anjing pemburu berwarna coklat dan putih mengintip mereka dari ruang kosong di batang kayu," tulis Kristin Hugo.


Ketika pohon itu menyempit di bagian atas, anjing itu terjebak. Dia tidak berhasil menangkap mangsanya dan tidak dapat menarik dirinya keluar. "Ia tidak dapat

melarikan diri, dia tetap terperangkap dan binasa di dalam sana," lanjutnya.


Alih-alih para penebang ingin memanfaatkan pohon tersebut, mereka kemudian menyerahkan seluruh bagian pohon kepada Southern Forest World. Disanalah kita bisa menemukan Stuckie dalam keabadiannya," imbuh Hugo

Nama Stuckie dipilih melalui pemungutan suara. Secara voting dalam kontes yang diadakan oleh museum pada tahun 2002, nama "Stuckie" dipilih untuk mumi anjing yang malang itu.

"Pohon ek kastanye mengandung bahan yang menyerap kelembapan dan mengeringkan sekitarnya. 'Pengering' alami mencegah pembusukan anjing selama hampir 60 tahun," tulis Pinaz Kazi kepada International Business Times.

Artikelnya berjudul Mummy-like effect found on a dog that was stuck in tree for almost 60 years, here's how it happened, publikasi tahun 2018. Ia menjelaskan bahwa pohon ek kastanye dapat melakukan mumifikasi secara alamiah.


Kristina Killgrove, antropolog biologi di University of West Florida, mempelajari pembusukan pada manusia, kaitannya dengan mumifikasi, menjelaskan bagaimana pohon itu sendiri dapat mengawetkan anjing.

Umumnya, ketika seseorang atau hewan mati, mikroba dalam tubuh dibiarkan tidak terkendali oleh proses biologis yang membuat mereka tetap dapat mengalami pembusukan.

"Tanpa medium penjaga (di tempat terbuka), mereka (mikroorganisme dan bakteri) mulai memakan tubuh, dan kemudian mikroorganisme di usus memulai proses pembusukan. Berbeda halnya dengan pohon ek kastanye," lanjutnya.

"Lingkungan dengan kelembapan rendah menghentikan aktivitas mikroba. Posisi dan bentuk pohon, dengan udara yang bertiup ke atas, juga membantu Stuckie tetap dengan kondisi utuh," ungkap Killgrove dalam tulisan Kazi.

(Sumber Nasional Geografic)

Form Komentar
Komentar Anda