Pemprov Tegaskan Pelaksanaan DWG G20 Tetap Diadakan di Belitung

  • Update Jumat, 15 Juli 2022
  • Daerah
  • Dilihat : 217 kali

Bangka Belitung, 15-07-2022 | Sarwamedia.com

Perhelatan pertemuan Development Working Group (DWG) G20 di Belitung yang akan dilaksanakan pada 7-9 September 2022 mendatang sempat mendapat sorotan publik, Kamis (14/07/2022) setelah beredar kabar bahwa kegiatan tersebut dibatalkan oleh Mensetneg Pratikno. Sontak informasi tersebut menghebohkan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Pemprov Babel menegaskan bahwa agenda pelaksanaan pertemuan DWG G20 di Belitung akan tetap dilaksanakan sebagaimana dijadwalkan. Hal ini ditegaskan oleh Sekda Provinsi Babel Naziarto usai melakukan rapat daring yang dipimpin langsung oleh Pj. Gubernur Babel Ridwan Djamaludin.

"Intinya, di dalam zoom meeting tersebut, G20 pertemuan tingkat menteri di Babel, khususnya di Belitung tetap berlangsung, tidak dibatalkan," tegas Naziarto.

Dalam rapat daring tersebut dihadiri berbagai pihak, yakni Menteri Sekretaris Negara, Menteri PUPR, Kemenko Marves, Bappenas, Angkasa Pura di Bandara Depati Amir dan Bandara Hanandjoeddin, unsur Forkopimda Babel, serta kepanitian acara dari Pemkab Belitung dan Belitung Timur.

Naziarto menjelaskan, bahwa surat yang beredar kemarin merupakan surat yang ditujukan kepada Menteri PUPR oleh Mensetneg terkait permohonan izin prakarsa penyusunan rancangan peraturan presiden tentang percepatan pelaksanaan pembangunan infrastruktur untuk mendukung penyelenggaraan acara internasional di Belitung.

"Sementara keterangan dari Kementerian Setneg, atas surat tersebut maksudnya bukan membatalkan tentang pelaksanaan G20 di Belitung. Tetapi surat tersebut masih ada konteksnya dengan poin nomor satu, untuk perubahan terhadap peraturan Perpres itu yang dibatalkan, tidak bisa dikabulkan permintaan Menteri PUPR kepada Mensetneg agar di dalam pelaksanaan pemuatan pembiayaan infrastruktur berhubungan dengan G20. Tidak bisa mengikuti seperti provinsi lain seperti Bali, tidak dapat melakukan pembiayaan sarana dan prasarana dengan cara penunjukan langsung, tetapi harus dilakukan melalui aturan hukum yang berlaku pada perpres tentang pengadaan barang dan jasa," lanjut Naziarto.

Lebih lanjut Naziarto menegaskan bahwa dalam segi persiapan infrastruktur, Pemprov Babel dan Pemkab Belitung sudah siap.

"Kita sudah siap, intinya dari tempat perhelatan, pihak PLN sudah siap, tambahan daya, hanya saja agak terganggu dengan adanya surat itu, diketahui pihak PLN Pusat, akhirnya terjadi muncul pertanyaan jadi atau tidak. Tapi Insyaallah dengan adanya seperti ini tadi, tidak ada halangan," jelasnya.

Sementara itu, dari pihak Kementerian PPN/Bappenas juga menegaskan bahwa pertemuan DWG G20 di Belitung pada 7-9 September 2022 nanti dipastikan akan tetap berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.

"Saya telah konfirmasi ke Menteri Bapennas, dia kaget karena dirinya tidak pernah memberikan statement adanya pembatalan, melainkan mendukung penuh pelaksanaan DWG G20 Belitung Nanti beliau akan memberikan klarifikasi terkait hal tersebut," tegas Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Bappenas Scenaider Siahaan.

Perwakilan dari Mensetneg Hayu Sihwati Lestari juga memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar kemarin. 

"Sehingga bukan maksud kami membatalkan kegiatan DWG G20 Belitung, kami hanya memastikan Perpres tidak perlu dilakukan khusus untuk substansi Kementerian PUPR," jelasnya. (Owi)

Dikutip dari: Pos Belitung

Form Komentar
Komentar Anda