Seorang Warga Tanjungpandan Didakwa Pasal Berlapis Karena Melakukan Kekerasan Terhadap Anak Dibawah Umur

  • Update Sabtu, 10 September 2022
  • Kriminal
  • Dilihat : 1058 kali

Belitung, 10-09-2022 | Sarwamedia.com

Seorang pra berinisial RK (45) terpaksa harus berurusan dengan hukum akibat melakukan kekerasan terhadap anak dibawah umur. Warga Tanjugpandan, Kabupaten Belitung ini didakwa dengan pasal berlapis setelah dirinya menampar seorang anak kecil. Dakwaan dengan pasal berlapis terhadap RK ini dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpandan, Kamis (08/09/2022).

Dihadapan Majelis Hakim, JPU menjelaskan kronologis kejadian. Pada saat peristiwa ini terjadi, korban yang berinisial AM sedang mengaji di salah satu masjid di kawasan Desa Air saga, Tanjungpandan. Ketika pulang, korban dan anak terdakwa yang berinisial FS saling bersenggolan hingga FS terjatuh dan menangis. FS kemudian pulang dan mengadukan hal ini kepada ayahnya.

RK yang emosi karena kejadian tersebut, langsung mendatangi mesjid tersebut bersama anaknya. RK kemudian mendatangi AM lalu menamparnya berkali-kali. Korban yang tidak terima dengan perbuatan RK kemudian melaporkan tindakan terdakwa kepada orang tuanya. Orang tua AM yang tidak terima kemudian melaporkan perbuatan RK ke SPKT Polres Belitung, hingga akhirnya RK diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. 

Dalam perkara ini, RK didakwa dengan pasal berlapis. Yaitu Pasal 80 Ayat 1 Undang-undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Tap Perpu Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Juncto Pasal 76 C UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Kedua, RK didakwa Pasal 351 Ayat 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Tentang Penganiayaan.

Dalam menanggapi dakwaan yang dibacakan oleh JPU, RK sempat membantah beberapa hal yang dianggap tidak sesuai seperti jumlah berapa kali dirinya menampar AM. Namun secara keseluruhan kasus RK mengakui kesalahannya. Sidang kemudian dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi dan korban yang dilaksanakan secara tertutup. (Owi)

Dikutip dari: Belitong Ekspres.

Paket Tour Murah Belitung

Paket Tour Belitung Wisata Reguler

Paket Tour Belitung Keluarga

Paket Tour Honeymoon

Paket Tour Belitung Tanpa Hotel

Paket Tour Terbaik Belitung

Paket Tour Belitung Terfavorite

Paket Tour Belitung

Paket Tour Belitung 2D1N

Paket Tour Belitung 3D2N

Paket Tour Belitung 4D3N

Paket Tour Keluarga Belitung 3D2N

Paket Tour Keluarga Belitung 4D3N

Paket Tour Honeymoon Belitung 3D2N

Paket Tour Honeymoon Belitung 4D3N

Paket Tour Belitung Murah 2D1N

Paket Tour Belitung Murah 3D2N

Paket Tour Belitung Murah 4D3N

Sewa Mobil Belitung

Sewa Mobil Bus Belitung

Sewa Motor Belitung

Sewa Boat Belitung

Rental Mobil Belitung

Rental Mobil Bus Belitung

Rental Motor Belitung

Sewa Boat Belitung

Toyota New Avanza

Pulau Lengkuas

Pulau Pasir

Pulau Burung

Pantai Tanjung Kelayang

Batu Satam Asli Belitung

Artikel Wisata Belitung

Belitung Rent Car

Paket Tour Belitung

Paket Tour Favorite Belitung

Paket Tour Hemat Belitung

Paket Tour Honeymoon Belitung

Paket Tour Keluarga Belitung

Paket Tour Murah Belitung

Paket Tour Populer Belitung

Paket Tour Reguler Belitung

Paket Tour Tanpa Hotel Belitung

Paket Tour Terbaik Belitung

Paket Tour Wisata Belitung

Rental Boat Belitung

Rental Mobil Belitung

Rental Mobil Bus Belitung

Rental Motor Belitung

Sewa Boat Belitung

Sewa Mobil Belitung

Sewa Mobil Bus Belitung

Sewa Motor Belitung

Tempat Wisata Belitung

Form Komentar
Komentar Anda