Saat Ingin Pulang Tabrak Mobil Diam, Emak-emak Asal Badau Meninggal Dunia

  • Update Kamis, 19 Mei 2022
  • Daerah
  • Dilihat : 924 kali

Belitung, 19-05-2022 | Sarwamedia.com

Seorang ibu rumah tangga asal Badau berinisial RS (26) yang tengah mengendarai kendaraan bermotor roda dua dengan membawa serta anaknya yang berumur 7 tahun meninggal dunia usai kendaraanya menabrak mobil truk yang sedang berhenti di Jalan Raya Jendral Sudirman, Desa Perawas, Tanjungpandan. Peristiwa na'as tersebut berlangsung pada hari Rabu (18/5/2022).

Saat peristiwa na'as tersebut terjadi, RS yang mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max dengan nomor polisi BN 2182 WR tak kuasa menahan laju kendaraannya sehingga menabrak sebuah mobil truk diam bernomor polisi BN 8895 WO yang dikendarai oleh Sau Hiung (48) warga Air Merbau.

Bagaimana peristiwa tersebut berlangsung?

Kasat Lantas Polres Belitung, Iptu MHD Tommy Franata mengatakan kronologis kejadian yang menghilangkan nyawa RS tersebut berawal ketika Sau Hiung yang datang dari arah Tanjungpandan menuju Bulu Tumbang tersebut sedang berhenti di badan jalan sebelah kiri.

Pengendara mobil truk tersebut berhenti dengan kondisi mesin yang masih menyala, lantaran ia hendak membeli Nasi di rumah makan Padang yang berada di seberang jalan. Tidak lama kemudian datanglah, RS yang membonceng anaknya dari arah belakang mobil mengarah ke Bulu Tumbang.

"Nah, Pada saat pengendara mobil sudah sampai di warung Nasi Padang yang berada di sebrang jalan, pengendara sepeda motor tidak memperhatikan mobil truk yang sedang berhenti di badan jalan. Sehingga pengendara motor tersebut menabrak mobil truk dari bagian samping belakang sebelah kanan mobil,” terang Iptu Tommy, Rabu (18/5/2022).

Akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami luka parah di bagian kepala sehingga meninggal dunia. Sementara untuk anak korban mengalami lebam di kening sebelah kanan.

Atas peristiwa tersebut Kasatlantas menghimbau kepada masyarakat selaku pengendara agar senantiasa berhati-hati, terutama dalam kondisi hujan, tentunya jalanan licin.

"Sebab keluarga kita menunggu di rumah,” imbau Tommy Franata. (One)

Form Komentar
Komentar Anda