Ketagihan Bermain Judi Online, Karyawan Koperasi Gelapkan Uang Hingga Rp 50an Juta

  • Update Sabtu, 5 November 2022
  • Kriminal
  • Dilihat : 179 kali

Belitung, 05-11-2022 | Sarwamedia.com

Akibat ketagihan bermain judi online slot, seorang pendatang yang bekerja sebagai karyawan koperasi di Tanjungpandan ini terpaksa harus berurusan dengan hukum. RS (25) yang bekerja sebagai karyawan sebuah koperasi simpan pinjam (KSP) di Tanjungpandan ini nekat menggelapkan uang hingga sejumlah Rp 53 juta akibat ketagihan bermain slot.

Akibat perbuatannya yang menggelapkan uang ini, RS akhirnya dilaporkan oleh rekan kerjanya ke pihak Polsek Tanjungpandan. Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek Tanjungpandan Kompol Dedy Nuary. 

"Dia dilaporkan oleh perwakilan KSP ke Polsek Tanjungpandan," ujar Kompol Dedy Nuary.

Terbongkarnya perbuatan RS ini berawal dari adanya pengajuan pinjaman dari nasabah, namun uang pinjaman tersebut tidak diserahkan kepada nasabah, bukan hanya satu orang namun beberapa nasabah mengalami hal yang serupa akibat ulah RS tersebut. Selain itu, setoran angsuran nasabah juga tidak diserahkan kepada pihak koperasi.

Berdasarkan penuturan rekan kerja dan dari pengakuan RS sendiri, uang tersebut digunakan oleh RS untuk bermain slot saat waktu istirahat usai menemui nasabah namun tidak pernah menang.

"Semua uang itu aku gunakan bermain game slot, tidak ada untuk keperluan yang lain. Ya hampir tiga bulan," ungkap RS mengakui perbuatannya. 

Akibat perbuatannya tersebut, RS dilaporkan oleh rekan kerjanya sekaligus langsung digelandang ke Polsek Tanjungpandan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

"Lalu oleh pelapor tersangka dibawa ke Polsek Tanjungpandan. Tersangka melakukan itu terhitung mulai Bulan Juli hingga Oktober 2022. Untuk kerugian ditaksir mencapai kurang lebih Rp 50 juta," sambung Kompol Dedy Nuary.

Saat ini RS sudah diamankan di Mapolsek Tanjungpandan dan akan segera dilimpahkan ke Polres Belitung untuk ditindaklanjuti. Pelaku sendiri akan dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang Penggelapan atau pasal 378 KUHP tentang Penipuan. (redaksi)

Dikutip dari berbagai sumber.

Form Komentar
Komentar Anda