Zalim!! di Bangka Selatan Ada Orang Tua yang Tega Buang Buah Hatinya Ke Laut, Jenazahnya Ditemukan Nelayan Lepar Pongok

  • Update Senin, 28 Maret 2022
  • Kriminal
  • Dilihat : 346 kali

Bangka Selatan, 17-03-2022 | Sarwamedia.com

Miris banget mungkin inilah kata- kata yang tepat Bagi orang yang melihat Temuan seorang nelayan yang berada di daerah lepar Pongok Kabupaten Bangka Selatan pada hari Kamis (17/3/2022) di sekitar dermaga nelayan perairan Pulau tinggi sekitar pukul 07.00 WIB.

Bagaiamana Tidak Nelayan yang di ketahui bernama Mail (40) tersebut tanpa sengaja menemukan jasad mayat bayi lyang berjenis kelamin laki-laki dengan kondisi lengkap dengan tali pusarnya ketika dirinya hendak turun ke laut, mayat bayi laki-laki tersebut di dapatinya berada dalam kantong plastik berwarna merah dengan kondisi lengkap dengan tali pusarnya di dalam kantong plastik tersebut.

Bersama sang bayi di temukan juga selembar kain yang melilit di tubuh bayi kuat dugaan bayi tersebut sengaja di buang orang tuanya sehabis di lahirkan dan masih menurut dugaan pembuangannya di lakukan belum dalam jangka waktu yang lama karena kondisi mayatnya saat di temukan masih terlihat segar. dan belum menimbulkan bau busuk.

Takut terjadi hal- hal yang tidak di inginkan Mail langsung melaporkan temuannya tersebut Ke Polres Bangka Selatan dan selanjutnya bersama- sama pihak direktorat dan Posmat TNI AL Sadai petugas langsung turun ke TKP.dimana selanjutnya setelah di evakuasi petugas akhirnya membawa mayat tersebut ke puskesmas terdekat untuk di visum.

Kabag Ops Polres Bangka Selatan Kompol Albert Daniel Tampil bolon kepada wartawan membenarkan berita penemuan mayat tersebut dalam keterangannya Kabag Ops mengatakan "sekitar pukul 07.00 WIB Anggota Sat Polairud Polres Basel mendapat laporan dari masyarakat nelayan yang megatakan penemuannya di perairan pulau tinggi
Mendapatkan laporan tersebut petugas langsung turun ke TKP bersama-sama dengan anggota anggota direktorat dan Posmat AL Sadai melakukan Evakuasi dan kemudian mayat tersebut langsung di bawa ke rumah sakit untuk di lakukan visum".

 Senada Kasat Polairud Polres Bangka Selatan, Iptu Rio Pranata Tarigan seizin Kapolres AKBP Joko Isnawan mengatakan, penemuan mayat bayi pertama kali ditemukan oleh nelayan di perairan Pulau Tinggi Desa Penutuk.

“Sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi, kita mendapatkan informasi dari nelayan yang menemukan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki dengan ari-ari yang masih menempel dalam keadaan terbungkus kain dan dimasukkan dalam plastik berwarna merah dengan kondisi yang sudah mengapung di perairan laut Pulau Tinggi,” katanya kepada awak media seusai prosesevakuasi

Ia menjelaskan, setelah mendapatkan informasi anggota langsung melakukan evakuasi terhadap mayat bayi tersebut, dan langsung di bawa ke puskesmas Tiram Kecamatan Tukaksadai untuk dilakukan visum.

“Mendapat informasi tersebut anggota Satpolairud beserta anggota Direktorat dan anggota Posmat AL Sadai langsung melakukan evakuasi terhadap mayat bayi tersebut, langkah selanjutnya berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk melakukan visum terhadap korban, kemudian melakukan lidik dan pulbaket dengan warga masyarakat Pulau Tinggi Desa Penutuk dan sekitarnya,” jelas Iptu Rio.
Sementara itu hingga berita ini di turunkan belum di ketahui siapa orang tua biasa yang membuang bayi tersebut. (red)


Berbagai sumber

Form Komentar
Komentar Anda