Team Buser Naga Berhasil Ungkap Prostitusi Terselubung yang Melibatkan Anak di Bawah Umur

  • Update Senin, 4 April 2022
  • Viral
  • Dilihat : 524 kali

Bangka Belitung, 04-04-2022 | Sarwamedia.com

Team Buser Naga Polres Pangkalpinang Senin (23/3/2022) lalu berhasil mengungkap kasus prostitusi terselubung yang melibatkan anak di bawah umur. Dalam penguapan kasus tersebut Team Naga berhasil mengamankan seorang gadis ABG berinisal S, yang baru berusia 16 tahun di sebuah hotel di kawasan jalan Sudirman Pangkalpinang. bersamanya turut di amankan gadis muda lain berinisial M (19) yang di duga sebagai mucikarinya.

Keberhasilan Polisi mengungkap kasus dugaan prostitusi yang melibatkan dua gadis warga Kota Pangkalpinang berdasarkan informasi masyarakat.

Ceritanya petugas Mendapat informasi itu sekitar Pukul 22.00 WIB, anggota Buser Naga yang dipimpin Kanit Buser langsung menuju hotel dan melakukan penyelidikan serta pengintaian di lokasi yang di laporkan. "Kami mendapatkan informasi bahwa hotel tersebut kerap dijadikan tempat prostitusi terselubung, begitu tiba di TKP anggota langsung menyebar di sekitar lokasi" pungkasnya.

Setelah menunggu waktu cukup lama, akhirnya Tim Buser Naga melihat mobil yang dicurigai berhenti di depan hotel tersebut.

"Kami langsung amankan mobil untuk mengantisipasi mucikari melarikan diri dengan menggunakan mobil, sementara anggota lain langsung menuju lantai empat yang di dugamenjadi tempat pertemuan dan petugaspun langsung melakukan pengerebekan terhadap target kita," ungkap Kanit Buser.

Selanjutnya setelah target berhasil diamankan saat sedang berada di sebuah kamar di lantai empat hotel tersebut.

Sang mucikari akhirnya di amankan juga namun Saat hendak diamankan, mucikari tersebut sempat berdalih dengan menyatakan keberadaannya hanya untuk bertemu dengan seseorang usai membeli makanan.

"Kami ke sini mau ketemu teman, usai membeli makanan," jawab M, yang diduga sebagai mucikari, namun Anggota tidak kehabisan akal sang mucikari lagsung di interogasi lebih mendalam, di mana akhirnya M mengakui bahwa Ia menerima pesanan dari seorang tamu yang membutuhkan layanan seks di hotel tersebut.

Sementara itu Di kutip dari Bangka pos korban S (16) mengatakan dirinya baru satu tahun menjalani pekerjaan memberikan layanan kepada laki-laki hidung belang.

Pekerjaan tersebut terpaksa dia lakukan lantaran desakan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Namun layanan tersebut tidak Ia berikan kepada lelaki sembarangan, hanya kepada bos-bos. Sebab tarif yang di pasang senilai 1 juta cukup tinggi untuk sekali pertemuan.

"Kurang lebih satu tahun yang lalu, saat sekolah tidak tatap muka (daring),” ungkap perempuan muda tersebut.

“Saya lebih memilih berhenti sekolah. Karena Dulu sering dikirim uang oleh ibu yang tinggal di luar Pulau Bangka untuk kebutuhan sehari-hari, tapi kiriman uang tersebut macet sehingga terpaksa saya jalani pekerjaan ini" ujarnya lagi.

Namun kata SM Ia tidak sembarangan menerima tamu, untuk dilayani karena memasang tarif satu juta sekali kencan.

"Saya pasang tarif satu juta, jadi saya hanya mengincar bos-bos dan tidak sembarang untuk melakukan transaksi karena sekali layanan tidak ada tawar menawar," kata S

Sementara Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP M Adi Putra membenarkan pihaknya telah mengamankan para pelaku prostitusi terselubung tersebut, menjelaskan kronologi penangkapan pelaku.

"Memang benar Tim buser Naga berhasil mengamakan satu orang mucikari dan satu orang korban anak di bawah umur di salah satu hotel, tepatnya di kawasan Sudirman dalam," kata Kasat.

"Modusnya kata Kasat di lakukan melalui pesan WhatsApp, selanjutnya dilakukan transfer uang ke rekening yang telah ditentukan oleh muncikari tersebut,” ujarnya.

Dan sebagai tanda jadi bertransaksi sang mucikari minta transfer uang 300 ribu, dan setelah selesai transaksi baru di lunasi Diketahui MD menawarkan korban dengan tarif Rp1 juta sekali kencan.
“Saat ini M (muncikari) sudah diamankan di Polres Pangkalpinang untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut," pungkas AKP Adi Putra. (*)

Berbagai sumber

Form Komentar
Komentar Anda